PLTS Komunal Bawa Terang Baru bagi Warga Muara Enggelam

KUKAR – Setelah sekian lama bergantung pada genset yang hanya menyala di malam hari, warga Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, kini menikmati aliran listrik sepanjang hari berkat kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal. Kehadiran energi terbarukan ini menjadi titik balik penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat desa yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu wilayah terpencil di Kutai Kartanegara (Kukar).

Program PLTS ini merupakan bagian dari inisiatif “Terang Kapongku” yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kukar sebagai upaya pemerataan akses energi. Dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersinar Desaku, kapasitas PLTS kini telah ditingkatkan menjadi 50 kWp dari sebelumnya 30 kWp, dengan total bantuan senilai Rp4,8 miliar.

Kepala Desa Muara Enggelam, Madi, menyampaikan bahwa kehadiran PLTS membawa dampak besar bagi kehidupan warga. Tidak hanya menghilangkan ketergantungan pada bahan bakar genset, sistem kelistrikan kini jauh lebih stabil dan dapat dinikmati selama 24 jam penuh.

“Dulu warga harus beli bensin untuk menyalakan genset, dan listrik hanya tersedia malam hari. Sekarang, dengan PLTS Komunal, listrik menyala terus dan tegangannya stabil,” ujar Madi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas daya sangat penting karena jumlah warga yang terhubung ke jaringan listrik terus bertambah. Dengan akses listrik yang lebih baik, masyarakat mulai mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi seperti usaha rumahan dan produksi kerajinan tangan.

“PLTS ini benar-benar mengubah kehidupan kami. Warga kini bisa lebih nyaman dan produktif,” tambahnya.

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan dasar, ketersediaan energi bersih ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata dan pendidikan di kawasan Danau Melintang. PLTS Komunal kini menjadi simbol kemandirian energi dan kemajuan desa yang dulunya terisolasi.

Post Comment