Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Layanan Kesehatan di Muara Enggelam
KUKAR – Meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2025, Pemerintah Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara, tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warganya. Terletak di daerah terpencil, desa ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk menjaga kualitas layanan medis.
Kepala Desa Muara Enggelam, Madi, menegaskan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas utama meskipun ada pengurangan anggaran di beberapa bidang. Ia menyebutkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak kecamatan dan Dinas Kesehatan Kukar untuk memastikan setiap kebutuhan kesehatan masyarakat dapat ditangani dengan baik.
“Kami tetap menjalin komunikasi dengan pihak terkait. Insyaallah, semua persoalan kesehatan bisa kami tangani bersama,” ujar Madi.
Puskesmas pembantu yang ada di wilayah tersebut juga tetap aktif memberikan pelayanan rutin, seperti pemeriksaan kesehatan dasar dan pemantauan kondisi ibu hamil, balita, serta lansia. Bahkan, sebagian Dana Desa dialokasikan khusus untuk mendukung kegiatan kesehatan masyarakat agar tetap berjalan optimal.
“Dana desa kami arahkan sebagian untuk mendukung kegiatan posyandu dan pelayanan kesehatan lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan memengaruhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan bahwa meskipun pembangunan rumah dinas dan puskesmas pembantu baru mengalami penundaan, pelayanan inti tetap berjalan seperti biasa.
“Kami pastikan program JKN tetap aktif dan pelayanan kesehatan tidak terganggu,” tegas Kusnandar.
Ia juga mendukung penuh kebijakan Bupati Kukar untuk mewujudkan puskesmas yang beroperasi selama 24 jam. Namun, keterbatasan sumber daya manusia menjadi tantangan yang masih harus diatasi melalui koordinasi lintas sektor.
Dengan kerja sama antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten, layanan kesehatan di Muara Enggelam diharapkan tetap berjalan optimal meski dalam kondisi anggaran yang terbatas.
Post Comment